HUBUNGAN ANTARA PAPARAN SINAR MATAHARI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS PADA ANGGOTA KEPOLISIAN PRIA DI POLRES KOTA TANGERANG

Annisa Aprianti, - (2017) HUBUNGAN ANTARA PAPARAN SINAR MATAHARI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN AKNE VULGARIS PADA ANGGOTA KEPOLISIAN PRIA DI POLRES KOTA TANGERANG. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (399kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (951kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (320kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (853kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (164kB)

Abstract

Paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi derajat keparahan akne karena paparan sinar matahari menyebabkan peningkatan aktivitas sebum dan meningkatkan peradangan sehingga penyembuhan akne menjadi terhambat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara paparan sinar matahari dengan tingkat keparahan akne vulgaris pada anggota kepolisian pria di Polres Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan design kohort prospektif. Populasi penelitian yaitu anggota kepolisian pria di Polres Kota Tangerang, penentuan sampel dalam penelitian dipilih dengan Non-Probability Sampling yaitu menggunakan teknik Total Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel penelitian sebanyak 30 sampel. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon, menunjukan paparan sinar matahari selama 1,5 jam tidak memiliki hubungan signifikan (p = 0,317) dimana p > 0,05 sedangkan pada paparan sinar matahari selama 3 jam dan 6 jam memiliki hubungan yang signifikan (nilai p = 0,025 dan 0,008) dimana p < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara paparan sinar matahari 1,5 jam dengan tingkat keparahan acne vulgaris dan terdapat hubungan antara paparan sinar matahari 3 jam dan 6 jam dengan tingkat keparahan akne vulgaris pada anggota kepolisian pria di Polres Tangerang. Hal ini dikarenakan dalam waktu satu jam hanya dapat menyebabkan respon eritema pada kulit. Namun apabila paparan sinar matahari didapatkan dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan respon inflamasi yang lebih berat dengan dikeluarkannya neutrofil dan limfosit-T dalam dermis atas dalam waktu 3 jam setelah paparan sinar matahari.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1310211181] [Ketua Penguji: Aulia Chairani] [Penguji I: Silvia Veronica] [Penguji II: Sri Rahayu]
Uncontrolled Keywords: Akne Vulgaris, Paparan Sinar Matahari, Anggota Kepolisian Pria
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: M. Suyudi Alrajak
Date Deposited: 27 Nov 2019 09:39
Last Modified: 27 Nov 2019 09:39
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/4765

Actions (login required)

View Item View Item