TERAPI ELECTRICAL STIMULATION (FARADIK) DAN MIRROR EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK OTOT WAJAH PADA KONDISI BELL’S PALSY

Isada Yekdaharyanti, - (2014) TERAPI ELECTRICAL STIMULATION (FARADIK) DAN MIRROR EXERCISE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK OTOT WAJAH PADA KONDISI BELL’S PALSY. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (19MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (196kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (977kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (943kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (905kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (902kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (465kB)

Abstract

Bell’s Palsy Merupakan kelumpuhan facialis perifer akibat proses non- supuratif, non-neoplasmatik, non-degeneratif primer namun sangat mungkin akibat edema jinak pada bagian nervus fasialis di foramen stilomastoideus atau sedikit proksimal dari foramen tersebut, yang mulainya akut, penyebabnya tidak diketahui (idiopatik). Pada kondisi Bell’s Palsy problematik yang timbul diantaranya yaitu wajah asimetris,kelemahan otot-otot wajah,pengecapan berkurang, dan menurunnya kemampuan motorik otot wajah. Untuk mengetahui seberapa besar permasalahan yang timbul perlu dilakukan pemerikasaan, misalanya untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik otot wajah dapat dinilai dengan skala Ugo Fisch. Pada permasalahan tersebut peranan fisioterapi sangat penting untuk mengatasi gangguan fungsi dan gerak serta mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Dalam karya tulis ilmiah akhir ini, penulis mengambil satu permasalahan yaitu menurunya kemampuan motorik otot wajah, dengan modalitas yang digunakan adalah terapi Electrical Stimulation (faradik) dan Mirror Execrise. Dengan pelaksanaan terapi sebanyak 8 kali. Adapun hasil setelah dilakukan terapi sebanyak 8 kali adalah adanya peningkatan kemampuan motorik otot wajah. Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penggunaan modalitas fisioterapi berupa terapi electrical stimulation (faradik) dan mirror exercise dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik otot wajah pada kondisi Bell’s Palsy dengan rata-rata peningkatan 41% berdasarkan skala Ugo Fisch.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Tugas Akhir)
Additional Information: [No. Panggil: 1110702002] [Penguji 1: Heri Wibisono] [Penguji 2: Sarkosih] [Penguji 3: Sri Widayat Ismiyati]
Uncontrolled Keywords: Bell’s Palsy,Kemampuan motorik otot wajah,Electrical Stimulaiton (faradik),Mirror Exercise
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Fisioterapi (DIII)
Depositing User: Eka Dewi
Date Deposited: 02 Dec 2019 03:10
Last Modified: 02 Dec 2019 03:10
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/5831

Actions (login required)

View Item View Item