TERAPI AEROSOL DAN DIAFRAGMA BREATHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI SESAK NAPAS PADA PENDERITA ASMA BRONKHIAL USIA 9 – 12 TAHUN

Akhmad Rosihan, - (2014) TERAPI AEROSOL DAN DIAFRAGMA BREATHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI SESAK NAPAS PADA PENDERITA ASMA BRONKHIAL USIA 9 – 12 TAHUN. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (6MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (165kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (957kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (875kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (775kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (779kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (340kB)

Abstract

Asma Bronkhial merupakan penyakit yang di tandai oleh tanggap reaksi yang meningkat dari trachea dan bronchus terhadap berbagi rangsangan dengan manifestasi berupa kesukaran bernafas yang disebabkan oleh penyempitan yang menyeluruh dari saluran nafas.Asma sebagai salah satu peristiwa serangan dari wheezing dan sesak nafas yang ditandai dengan peningkatan dari tahanan aliran udara di dalam saluran pernafasan secara spontan atau setelah pengobatan terjadi masa bebas gejala dan keluhan (normal) atau mendekati normal dengan diikuti penurunan tahanan aliran udara pernafasan. Asma Bronkhial mempunyai tanda- tanda yang khas seperti :Sesak nafas, Ronchi, dan Batuk. Pada kasus ini saya menggunakan parameter permasalahan berupa Sesak Nafas itu sendiri. Untuk penanganan yang efektif dan efisien, maka dilakukan metode pemeriksaanya itu pemeriksaan sesak nafas dengan skala Borg Scale Of Shortness Of breath Untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, salah satu modalitas fisioterapi yang dapat digunakan adalah terapi Inhalasi dan Diafragma Breathing Exercise.Setelah dilakukan sebanyak 6 kali, didapatkan hasil berupa penurunan tingkat sesak nafas dan berkurang wheezing. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan modalitas fisioterapi berupa terapi Inhalasi dan Deep Breathing Exercise dapat membantu menggurangi permasalahan sesak nafas yang timbul akibat Asma Bronkhial.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Tugas Akhir)
Additional Information: [No. Panggil: 1110702019] [Penguji: Slamet Soemarno] [Penguji: Heri Wibisono] [Penguji: Sri Yani]
Uncontrolled Keywords: Asma Bronkhial, Skala BORG, SesakNafas, Terapi Inhalasi dan Difragma Breathing Exercise
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Fisioterapi (DIII)
Depositing User: Eka Dewi
Date Deposited: 03 Dec 2019 06:44
Last Modified: 03 Dec 2019 06:44
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/5787

Actions (login required)

View Item View Item