TERAPI LATIHAN ASSISTED ACTIVE MOVEMENT UNTUK MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI ANKLE PADA KONDISI POST OPERASI ORIF FRAKTUR CRURIS 1/3 DISTAL

Mareta Ersa Mayori, - (2014) TERAPI LATIHAN ASSISTED ACTIVE MOVEMENT UNTUK MENINGKATKAN LINGKUP GERAK SENDI ANKLE PADA KONDISI POST OPERASI ORIF FRAKTUR CRURIS 1/3 DISTAL. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (659kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (563kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (6MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (131kB)

Abstract

Fraktur cruris 1/3 distal adalah rusaknya kontinuitas tulang tibia dan fibula pada sepertiga distal yang disebabkan oleh trauma secara langsung maupun tidak langsung. Tulang mengalami fraktur biasanya diikuti kerusakan jaringan disekitarnya seperti ligamen, otot, tendon, pembuluh darah dan persarafan. Salah satu upaya pengembalian bentuk tulang yang mengalami fraktur dengan tindakan operasi. Operasi akan menimbulkan permasalahan pada kapasitas fisik dan kemampuan fungsional. Pada kasus ini diantaranya keterbatasan lingkup gerak sendi ankle, nyeri, kelemahan otot tibialis anterior dan penurunan kemampuan fungsional. Untuk penanganan yang efektif dan efisien, maka dilakukan metode pemeriksaan yaitu pemeriksaan lingkup gerak sendi menggunakan goneometer, pemeriksaan nyeri dengan Visual Analog Scale (VAS), pemeriksaan kekuatan otot dengan Manual Muscle Testing (MMT). Untuk membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, salah satu modalitas fisioterapi yang dapat digunakan adalah terapi latihan berupa assisted active movement. Setelah dilakukan sebanyak 3 kali, didapatkan hasil berupa peningkatan lingkup gerak sendi, nyeri berkurang dan kekuatan otot meningkat. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan modalitas fisioterapi berupa terapi latihan yaitu assisted active movement dapat membantu menggurangi permasalahan yang timbul akibat post operasi ORIF fraktur cruris 1/3 distal dengan pemasangan plate and screw.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Tugas Akhir)
Additional Information: [No. Panggil: 1110702031] [Penguji: Purnamadyawati] [Penguji: Suparno] [Penguji: Suwarjo]
Uncontrolled Keywords: fraktur cruris 1/3 distal, VAS, LGS, Terapi Latihan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Fisioterapi (DIII)
Depositing User: Eka Dewi
Date Deposited: 03 Dec 2019 03:52
Last Modified: 03 Dec 2019 03:52
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/5707

Actions (login required)

View Item View Item