PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PORNOGRAFI

Gaya Hendrawan, - (2014) PEMBUKTIAN TINDAK PIDANA PORNOGRAFI. Tesis thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (19kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (870kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (864kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (855kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (779kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (783kB)

Abstract

Internet telah menjadi alat yang paling efektif untuk menyebarkan materi pornografi karena mempunyai karakteristik tersendiri yang berbeda dengan media komunikasi lainnya. Internet memiliki kemampuan untuk mengkonvergensikan segala bentuk media cetak, penyiaran, film atau telekomunikasi dalam sebuah media yang disebut global network. Berbagai situs porno di internet menyajikan beragam format digital baik berupa tulisan, gambar, suara maupun video yang dapat diakses atau diunduh (download) oleh para pengguna internet. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui alasan pelaku menyebarkan pornografi dengan menggunakan media komputer. Mengetahui upaya Jaksa Penuntut Umum dalam melakukan pembuktian dalam perkara penyebaran pornografi melalui media computer dan mengetahui kesulitan-kesulitan jaksa penuntut umum dalam berkoordinasi dengan penyidik kepolisian dalam membuktikan tindak pindana pornografi dengan menggunakan media komputer. Dengan metode penelitian normatif yuridis dengan pendekatan studi kasus diketahui bahwa Pelaku menyebarkan pornografi dengan menggunakan teknologi komputer karena komputer memberikan kemudahan dalam menggandakan file-file bermuatan pornografi ke dalam VCD, internet maupun melalui flasdisk maupun media lainnya, sedangkan motif utama adalah memperoleh pengasilan. Jaksa Penuntut Umum melakukan Pembuktian dalam Perkara penyebaran pornografi melalui media komputer bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di pengadilan dilakukan yang memiliki wewenang membuka akses, memeriksa, dan membuat salinan data yang tersimpan dalam fail komputer, jaringan internet, media optik, serta bentuk penyimpanan data komputer lainnya. Pemilik data, penyimpan data, atau penyedia jasa layanan elektronik berkewajiban menyerahkan dan/atau membuka data elektronik yang diminta penyidik dan berhak menerima tanda terima penyerahan atau berita acara pembukaan data komputer dari penyidik. Kesulitan jaksa penuntut umum dan kepolisian dalam membuktikan tindak pindana pornografi dengan menggunakan media komputer menentukan siapa sebenarnya pembuat dan penyebar materi pornografi

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Tesis)
Additional Information: [No. Panggil: 1120922050] [Penguji I: Erni Agustina] [Penguji II: Koesparmono Irsan] [Penguji II: M. Ali Zaidan]
Uncontrolled Keywords: -
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum (S2)
Depositing User: Velia Rahmadi
Date Deposited: 04 Dec 2019 05:58
Last Modified: 04 Dec 2019 05:58
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/5697

Actions (login required)

View Item View Item