ULTRASOUND DAN DEEP FRICTION MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PADA KASUS TENDINITIS SUPRASPINATUS

Arrum Thamarine Putri, - (2019) ULTRASOUND DAN DEEP FRICTION MASSAGE UNTUK MENGURANGI NYERI PADA KASUS TENDINITIS SUPRASPINATUS. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (863kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (92kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (970kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (965kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (853kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (963kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (210kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)

Abstract

Studi Kasus ini dilakukan untuk mengkaji hasil dari Ultrasound dan Deep Friction Massage pada Kasus Tendinitis Supraspinatus untuk Mengurangi Nyeri. Tendinitis supraspinatus adalah kondisi peradangan pada tendon. Tendonopati adalah istilah generic yang digunakan untuk menggambarkan kondisi klinis umum yang mempengaruhi tendon, yang menyebabkan adanya nyeri, bengkak dan penurunan kemampuan tendon. Pada umumnya disebabkan oleh trauma. Dikarenakan tekanan yang terjadi secara terus-menerus dan penggunaaan otot supraspinatus yang berlebihan ketika melakukan aktivitas yang sama dan menyebabkan tendon yang bergesekan dengan tulang secara terus menerus. Ultrasound adalah salah satu modalitas fisioterapi yang digunakan untuk menangani kasus ini. Pada prakteknya frekuensi yang umum digunakan antara 0.7 MHz dan 3 MHz. Deep Friction Massage adalah teknik yang bertujuan untuk mengurangi adhesi fibros abnormal dan membuat jaringan parut lebih baik untuk di gerakan dalam masa akut, sub akut dan kronis. Dilakukannya dengan menggunakan jari atau jempol. Desain pengambilan data pre dan post case di RSPAD Gatot soebroto yang mengalami gangguan nyeri, sesuai kriteria inklusi yang di lakukan selama 4 minggu. Studi kasus ini di berikan intervensi ultrasound dan deep friction massage dengan pemberian terapi 3x dalam seminggu selama 12x treatment. Pemberian intervensi ini dapat mengurangi nyeri antara pre dan post, nyeri diam mejadi 2,0, nyeri tekan menjadi 6,2, nyeri gerak menjadi 5,6. Kesimpulannya intervensi ultrasound dan deep friction massage dapat mengurangi nyeri pada kasus tendinitis supraspinatus

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Tugas Akhir)
Additional Information: [No. Panggil: 1510702021] [Ketua Penguji: Sri Yani] [Penguji I: Eko Prabowo] [Penguji II (Pembimbing): Heri Wibisono]
Uncontrolled Keywords: Ultrasound dan Deep Friction Massage, Parameter Nyeri, Tendinitis Supraspinatus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Fisioterapi (DIII)
Depositing User: Uus Rusdiana
Date Deposited: 28 Nov 2019 09:42
Last Modified: 28 Nov 2019 09:42
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/4576

Actions (login required)

View Item View Item