HUBUNGAN USIA IBU, GRAVIDITAS, RIWAYAT PREEKLAMPSIA dan OBESITAS dengan KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT di RSUD. KABUPATEN BEKASI PERIODE JUNI 2015 - JUNI 2016

Syifa Aulia Luthfiyani, - (2017) HUBUNGAN USIA IBU, GRAVIDITAS, RIWAYAT PREEKLAMPSIA dan OBESITAS dengan KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT di RSUD. KABUPATEN BEKASI PERIODE JUNI 2015 - JUNI 2016. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (122kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV .pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (963kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (980kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (201kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator keberhasilan pembangunan dalam bidang kesehatan. Indonesia berada di peringkat keempat tertinggi untuk Angka Kematian Ibu di kawasan ASEAN dan peringkat keenam di kawasan SEAR (South East Asian Region). Pre-eklampsia/eklampsia merupakan penyebab terbesar kedua kematian ibu setelah perdarahan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan dan mencari besarnya risiko antara faktor risiko yaitu usia ibu, graviditas, riwayat pre-eklampsia dan obesitas terhadap kejadian preeklampsia berat di RSUD Kabupaten Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan rancangan study case control. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat data pada rekam medik pasien di RSUD Kabupaten Bekasi periode Juni 2015-Juni 2016 kemudian dianalisis secara univariat, bivariat dengan Chi-square dan multivariat dengan Regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan bermakna antara graviditas, riwayat pre-eklampsia dan obesitas dengan kejadian preeklampsia berat dengan masing-masing nilai p= 0,022 (OR: 0,251), p= 0,002 (6,923) dan p= 0,0001 (OR: 9,273). Hasil analisis multivariat didapatkan bahwa riwayat pre-eklampsia dan obesitas merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya pre-eklampsia berat. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan bermakna antara graviditas, riwayat pre-eklampsia dan obesitas dengan kejadian pre-eklampsia berat. Primigravida 2,51 kali lebih berisiko, riwayat preeklampsia positif 6,923 kali lebih berisiko dan obesitas 9,273 kali lebih berisiko untuk mengalami pre-eklampsia berat.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1310211016] [Ketua Penguji: Adi Sukrisno] [Pembimbing I: Mariono Reksoprodjo] [Pembimbing II: Annisah]
Uncontrolled Keywords: Pre-eklampsia berat, Proteinuria, Graviditas, Riwayat preeklampsia, Primigravida
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: M. Suyudi Alrajak
Date Deposited: 25 Nov 2019 02:50
Last Modified: 25 Nov 2019 02:50
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/2319

Actions (login required)

View Item View Item