HUBUNGAN HBA1C DAN GLUKOSA DARAH SEWAKTU DENGAN KADAR ROS (REACTIVE OXYGEN SPECIES) PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RSPAD GATOT SOEBROTO PERIODE AGUSTUS-SEPTEMBER TAHUN 2017

Allya Inayatul Rahmah, - (2017) HUBUNGAN HBA1C DAN GLUKOSA DARAH SEWAKTU DENGAN KADAR ROS (REACTIVE OXYGEN SPECIES) PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RSPAD GATOT SOEBROTO PERIODE AGUSTUS-SEPTEMBER TAHUN 2017. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (832kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (886kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (856kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (777kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (2MB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan dunia. Hiperglikemia merupakan salah satu faktor risiko DM yang dapat menyebabkan komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular. Hiperglikemia dapat menyebabkan pengeluaran stress oksidatif sehingga terjadi peningkatan produksi dan penurunan kemampuan Reactive Oxygen Species (ROS) melalui rantai transpor elektron di mitokondria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan HbA1c dan glukosa darah sewaktu dengan kadar ROS (Reactive Oxygen Species) pada pasien DM tipe 2 di RSPAD Gatot Soebroto periode Agutus-September tahun 2017. Desain penelitian cross sectional dengan teknik sampling purposive sampling. Populasi adalah pasien DM tipe 2 di poliklinik penyakit dalam RSPAD Gatot Soebroto tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 43,3% berusia 5160 tahun, 53,3% perempuan, lama DM memiliki frekuensi terbanyak 5 tahun dengan rata-rata lama DM 10 tahun, 73,3% HbA1c >7% tidak terkontrol, 73,3% GDS ≥ 140 mg/dl, 62,5% memiliki kadar ROS >330 FORT U, 73,3% kapasitas antioksidan < 1,07 mmol/L. Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara HbA1c dengan kadar ROS (p=0,011) dan terdapat hubungan yang bermakna antara GDS dengan kadar ROS (p=0,011).

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1310211003] [Ketua Penguji: Wahyunia] [Pembimbing I: Aris Wibudi] [Pembimbing II: Retno Yulianti]
Uncontrolled Keywords: Diabetes Mellitus, HbA1c, Reactive Oxygen Species
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: M. Suyudi Alrajak
Date Deposited: 21 Nov 2019 01:17
Last Modified: 21 Nov 2019 01:17
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/2283

Actions (login required)

View Item View Item