KERJASAMA BILATERAL INDONESIA DAN KOREA SELATAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI KREATIF INDONESIA SUB SEKTOR FILM PERIODE 2014-2017

Eka Suparwati Ningrum, - (2018) KERJASAMA BILATERAL INDONESIA DAN KOREA SELATAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI KREATIF INDONESIA SUB SEKTOR FILM PERIODE 2014-2017. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (375kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (967kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (307kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai kerjasama bilateral Indonesia – Korea Selatan dalam meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia sub sektor film periode 2014-2017. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki potensi untuk meningkatkan industri kreatif, akan tetapi dikarenakan keterbatasan teknologi dan dana Indonesia tertinggal untuk meningkatkan industri kreatifnya. Pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan industri kreatif Indonesia karena melalui industri kreatif, Indonesia dapat meningkatkan perekonomiannya saat ini yang terbilang tidak stabil. Untuk meningkatkan industri kreatifnya Indonesia melakukan kerjasama dengan Korea Selatan. Korea menjadi fenomena tersendiri bagi perkembangan teknologi dan budayanya yang sangat pesat perkembangannya di Asia pada tahun 2000-an, dan mampu melakukan pengembangan dan strategi budaya efektif, yaitu melalui industri kreatifnya. Penelitian ini mengangkat pertanyaan penelitian, “Bagaimana bentuk kerjasama bilateral Indonesia dan Korea Selatan dalam meningkatkan daya saing perfilman Indonesia periode 2014-2017” Untuk menjawab pertanyaan tersebut peneliti menggunakan empat konsep yang terkait satu sama lain yaitu: Kerjasama Bilateral, Kepentingan Nasional, Daya Saing, Industri Kreatif. Metode penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif yang menekankan eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan social dengan cara mendeskripsikan sejumlah variable yang berkenaan dengan masalah dan unit yang di teliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kerjasama yang dilakukan Indonesia dan Korea Selatan dalam meningkatkan daya saing periflman Indonesia cukup membantu Indonesia dalam meningkatkan industri kreatif khususnya dalam perfilmannya. Ini membuktikan kerjasama dengan Korea Selatan membuahkan hasil meskipun belum maksimal namun pemerintah Indonesia terus mendorong produksi film Indonesia agar lebih baik lagi dan dapat meningkatkan citra dan nilai positif Indonesia di kacah Internasional dan Indonesia siap bersaing di dunia Internasional yang mana negara-negara di bawah sudah mulai lebih baik dalam memproduksikan film di negaranya.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1410412030] [Pembimbing Utama: Mansur] [Pembimbing Pendamping: Shanti Darmastuti]
Uncontrolled Keywords: Industri kreatif subsektor film, meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia, kerjasama Indonesia korea selatan dalam industri kreatif
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional (S1)
Depositing User: Hidayah Husnul Khotimah
Date Deposited: 21 Nov 2019 06:35
Last Modified: 21 Nov 2019 06:35
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/1867

Actions (login required)

View Item View Item