EFEK PEMBERIAN EKSTRAK BIJI HIJAU KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) ACEH GAYO TERHADAP KADAR HbA1c MENCIT (Mus musculus L) GALUR SWISS WEBSTER YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Darari Dini Hanifati, - (2019) EFEK PEMBERIAN EKSTRAK BIJI HIJAU KOPI ARABIKA (Coffea arabica L) ACEH GAYO TERHADAP KADAR HbA1c MENCIT (Mus musculus L) GALUR SWISS WEBSTER YANG DIINDUKSI ALOKSAN. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (170kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (874kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (857kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (989kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (179kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (3MB)

Abstract

Perkembangan ilmu terapi DM meningkat salah satunya mengenai senyawa flavonoid dan asam klorogenat pada biji hijau kopi arabika yang berefek kontrol diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak biji hijau kopi arabika aceh gayo terhadap kadar HbA1c pada mencit galur swiss webster yang diinduksi aloksan. Sampel 25 ekor mencit jantan, berumur 8 minggu, berat 20―30 g, diinduksi aloksan (125mg/kgBB) (kecuali kontrol normal), diberikan perlakuan selama 2 minggu berdasarkan kelompok: (K1) pakan standar dan CMC-Na (kontrol normal), (K2) pakan aterogenik dan metformin (kontrol positif), (K3) pakan aterogenik dan CMC-Na (kontrol negatif), (K4) 0,02 g ekstrak biji hijau kopi arabika dalam 0,39 ml pelarut, (K5) 0,04 g ekstrak biji hijau kopi arabika dalam 0,78 ml pelarut. Pengukuran HbA1c vena ekor menggunakan Nycocard Reader II dilakukan setelah perlakuan. Uji One-Way ANOVA dilanjutkan uji post hoc Mann Whitney menunjukkan efek kontrol diabetik pada 0,02 g ekstrak biji hijau kopi arabika dalam 0,39 ml pelarut (K4) dan 0,04 g ekstrak biji hijau kopi arabika dalam 0,78 ml pelarut yang sebanding dengan metformin (K5). Rerata kadar HbA1c kelompok perlakuan dengan dosis 0,02 g ekstrak biji hijau kopi arabika dalam 0,39 ml pelarut (K4) menunjukkan kadar terendah, sehingga dosis tersebut paling efektif dalam kontrol diabetik.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1510211077] [Ketua Penguji: Andri Pramesyati] [Pembimbing I: Tuty Rizkianti] [Pembimbing II: Dhigna Luthfivani C. P.]
Uncontrolled Keywords: Aloksan, Biji Hijau Kopi Arabika Aceh Gayo, DM, HbA1c.
Subjects: Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: M. Suyudi Alrajak
Date Deposited: 12 Nov 2019 01:10
Last Modified: 12 Nov 2019 01:10
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/1012

Actions (login required)

View Item View Item