HUBUNGAN INFARK MIOKARDIUM AKUT ST ELEVASI DAN TANPA ST ELEVASI DENGAN KADAR HEMATOKRIT PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSPAD GATOT SOEBROTO PERIODE JANUARI-DESEMBER TAHUN 2016

Andika Achmad Prasetia, - (2018) HUBUNGAN INFARK MIOKARDIUM AKUT ST ELEVASI DAN TANPA ST ELEVASI DENGAN KADAR HEMATOKRIT PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSPAD GATOT SOEBROTO PERIODE JANUARI-DESEMBER TAHUN 2016. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (52kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (915kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (956kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (855kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (79kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (888kB)

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian di dunia khususnya negara negara berkembang termasuk Indonesia adalah Penyakit Jantung Koroner (PJK). Terdapat teori dan penelitian yang membahas infark miokard dan kadar hematokrit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana hubungan antara infark miokardium akut (IMA) dengan dan tanpa ST elevasi dengan kadar hematokrit pada pasien PJK di RSPAD Gatot Soebroto periode Januari – Desember Tahun 2016. Metode yang digunakan bersifat analitik observasional dengan desain cross sectional dan menggunakan uji chi square pada 56 pasien PJK yang berobat di rawat inap jantung RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder yang didapatkan dari bagian rekam medis dan didapatkan sebagian besar pasien berumur >50 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki. Hasil analisis yang dilakukan dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (P < 0,05) antara infark miokardium akut dengan dan tanpa ST elevasi dengan kadar hematokrit (P = 0,004) pada pasien PJK. Kadar Hematokrit pada pasien PJK dipengaruhi oleh mediator inflamasi akibat adanya reaksi inflamasi yang terjadi pada pasien PJK dengan infark miokardium akut.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1310211071] [Ketua Penguji: Citra Ayu Aprilia] [Pembimbing I: Zainal Mustahafa] [Pembimbing II: Hany Yusmaini]
Uncontrolled Keywords: IMA dengan ST elevasi, IMA tanpa ST elevasi, Kadar hematokrit
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > Program Studi Kedokteran (S1)
Depositing User: M. Suyudi Alrajak
Date Deposited: 25 Nov 2019 02:32
Last Modified: 25 Nov 2019 02:32
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/2451

Actions (login required)

View Item View Item