FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IN- STENT RESTENOSIS PADA PASIEN POST PCI DI RUANG KARDIOLOGI INVASIF RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI JAKARTA

Tety Muhdiyati, - (2015) FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IN- STENT RESTENOSIS PADA PASIEN POST PCI DI RUANG KARDIOLOGI INVASIF RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI JAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (397kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (18kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (805kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (933kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (801kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (815kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (846kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (788kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (795kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (16kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor faktor yang berhubungan dengan pasien post PCI yang mengalami In-stent Restenosis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran karekteristik responden dari segi usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, kebiasaan merokok dan kegemukan. Penelitian ini dilaksanakan di RSUP Fatmawati Jakarta pada pasien yang menderita jantung koroner. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode analitik korelasi dengan pendekatan retrospektip. Sampel yang digunakan adalah 149 pasien jantung koroner yang telah menjalani PCI di ruang Kardiologi Invasif dan dilakukan angiografi koroner ulang, 49 pasien mengalami ISR diatas 60 %.,selama periode Juni – November 2014. Data yang terkumpul memenuhi kriteria dianalisa secara bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara jenis kelamin, usia, diabetes mellitus, kolesterol, hipertensi, obesitas dan merokok. Dari hasil analisa bivariat, didapatkan usia merupakan faktor yang paling besar dalam proses terjadinya ISR, tergambar dalam P valuenya sebesar 0.001 beresiko 17,6 kali pada pasien jantung koroner, sedangkan diabetes mellitus P valuenya sebesar 0,005 beresiko 9,750 kali. Adapun hipertensi P Valuenya sebesar 0,004 beresiko 9,333 kali. Dari Hasil penelitian ini, diharapkan dapat berguna sebagai bahan masukan bagi dunia keperawatan dan pengetahuan kesehatan bagi masyarakat

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1310712020] [Ketua Penguji: Santi Herlina] [Penguji I: Seven Sitorus] [Penguji II (Pembimbing): Ani Widiastuti]
Uncontrolled Keywords: Kejadian ISR dan faktor faktor yang berhubungan dengan ISR
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan (S1)
Depositing User: Uus Rusdiana
Date Deposited: 22 Nov 2019 06:41
Last Modified: 22 Nov 2019 06:41
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/1978

Actions (login required)

View Item View Item