PENYALAHGUNAAN HAK KEBEBASAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT YANG MENGAKIBATKAN TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN. STUDI KASUS PUTUSAN PERKARA PIDANA NOMOR.326/PID.SUS/2017/PT.DKI

Antonius Aditya Purwonugroho, - (2019) PENYALAHGUNAAN HAK KEBEBASAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT YANG MENGAKIBATKAN TINDAK PIDANA UJARAN KEBENCIAN. STUDI KASUS PUTUSAN PERKARA PIDANA NOMOR.326/PID.SUS/2017/PT.DKI. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

[img] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (288kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (938kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository UPNVJ Only

Download (1MB)

Abstract

Manusia adalah mahluk yang memiliki harkat dan martabat, juga merdeka atas dirinya sendiri, dengan adanya harkat, martabat dan kemerdekaan menjadikannya mempunyai kebebasan. Salah satu bentuk kebebasannya berupa berpendapat. Berpendapat merupakan bagian dari hak asasi dalam berekspresi yang dilindungi oleh hak asasi manusia. Dengan adanya hak asasi, maka kebebasan dalam berpendapat dijamin pelaksanaannya, sehingga semua pihak harus menghormati masing-masing hak manusia lainnya. Walaupun negara sudah memberikan upaya mulia dengan melindungi hak asasi manusia masyarakatnya yang diamanatkan dalam konstitusi, ratifikasi, maupun dengan undang-undang. Namun dalam kehidupan sehari-hari banyak ditemui warga negara Indonesia yang menyalahgunakan dan menyalahartikan mengenai kebebasan berpendapat tersebut, sehingga hak asasi yang awalnya dijamin oleh negara akhir-akhir ini justru digunakan untuk menyebarkan kebencian kepada seseorang atas dasar suku, agama, ras, antargolongan dan politik. Kebebasan berpendapat akhirnya menjadi salah tafsir dalam pelaksanaannya hingga menjadi ujaran kebencian. Terlebih dengan adanya kemajuan teknologi seperti internet dan telepon genggam mengakibatkan semakin banyaknya tindak pidana ujaran kebencian tersebut, dan apabila ujaran kebencian menggunakan media, maka pembuktiannya berupa pembuktian elektronik yang unik.

Item Type: Tugas Akhir, Skripsi, Tesis, dan Disertasi (Skripsi)
Additional Information: [No. Panggil: 1510611071] [Ketua Penguji: Alfitra] [Anggota I: Pultoni] [Anggota II: Heru Suyanto]
Uncontrolled Keywords: Hak Asasi Manusia, Tindak Pidana Ujaran Kebencian, Alat Bukti Elektronik
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Program Studi Hukum (S1)
Depositing User: Zahra Nasution
Date Deposited: 12 Nov 2019 01:50
Last Modified: 12 Nov 2019 01:50
URI: http://repository.upnvj.ac.id/id/eprint/1109

Actions (login required)

View Item View Item